Jantung Pisang, Solusi Sehat dan Hemat
OPINI | 06 February 2012 | 16:32
Dibaca:
6174
Komentar: 18
2
Pernah tahu jantung pisang?, pasti
pernah bukan?, meskipun tidak setenar buah pisang tapi jantung pisang
tidak boleh terlupakan dan dipandang sebelah mata. Ada banyak kalangan
masih menganggap jantung pisang adalah makanan yang tidak berkelas dan
hanya dikonsumsi oleh masyarakat miskin dan kepepet saja. Jika pikiran
itu masih ada dibenak kita hari ini, maka saya ingin mengajak agar kita
buang jauh-jauh pikiran itu.
Jantung pisang adalah hal yang menarik
bagi saya. Ditengah orang tak menggubrisnya namun saya menaruh perhatian
besar untuk bahan pangan yang satu ini. Jantung pisang disadari atau
tidak mengandung berjuta manfaat untuk kesehatan. Harganya yang murah
dan gampang dijumpai di mana-mana membuat pamor jantung pisang menurun,
nyaris tergeser oleh jenis makanan yang dianggap lebih berkelas lainnya.
Orang mungkin berpendapat selada, kol,
sawi atau sayuran lain lebih berkelas dibandingkan jantung pisang yang
sering dianggap sampah. Dan dikala perhatian kita tengah menyorot
berbagai makanan mahal seperti berbagai aneka makanan sea food, makanan
ala kebarat-baratan yang banyak tergolong junk food (makanan sampah)
maka jantung pisangpun semakin hari semakin menjadi sayur buangan yang
tidak digubris dan hanya menjadi limbah yang kemudian dimainkan
anak-anak.
Melihat kondisi jantung pisang yang kian terlupakan, mari kita mengintip sejenak tentang manfaat jantung pisang. Jantung pisang mengandung
karbohidrat, protein, lemak, mineral terutama fosfor, kalsium dan zat
besi maupun vitamin seperti beta karotin (pro vitamin A), Vitamin B1 dan
C dan juga mengandung serat yang cukup tinggi. Kandungan yang terdapat
dalam jantung pisang sangat bermanfaat untuk kesehatan tubuh guna
tercukupinya nutrisi dan aneka gizi.
Jantung pisang sangat baik
dikonsumsi oleh orang yang sedang diet lemak karena rendah lemak dan
memberi rasa kenyang lebih lama (oleh kandungan seratnya). Penderita
diabetes juga bisa memakan jantung pisang karena indeks glikemik (GI)
nya rendah. Kandungan serat dalam jantung pisang dapat memperlancar
pencernaan serta mengikat lemak dan kolesterol untuk dibuang bersama
kotoran. Jantung pisang juga dapat menghindarkan kita dari penyakit
jantung dan stroke karena dapat memperlancar sirkulasi darah dan
bersifat antikoagulan (mencegah penggumpalan darah).(http://www.detikfood.com ). Sangat baik juga dikonsumsi oleh penderita sembelit dan ambeian.
Sudah seharusnya jantung pisang
mendapatkan tempat dan menjadi variasi makanan dalam menu makanan
sehari-hari, jangan hanya melirik makanan yang berharga mahal yang hanya
mengenyangkan mata tapi bergizi rendah dengan berbagai resiko bagi
kesehatan di dalamnya.
Selain kasiatnya yang sangat bermanfaat
untuk kesehatan, jantung pisang jika diolah menjadi makanan rasanya tak
kalah enak dibandingkan makanan yang biasanya kita dapat dengan harga
mahal. Rasanya gurih dan manis, jika diolah dengan benar akan bercita
rasa tinggi dan maknyus enaknya…
Sebagian orang mungkin belum tahu bahwa
jantung pisang dapat diolah menjadi acar, ulam, sayur lodeh, digulai,
ditumis, dendeng, sate, abon, urap dan banyak lagi. Sebelum diolah
jantung pisang dibuang dahulu kelopak luar yang berwarna merah, sisakan
yang berwarna putih kekuningan, cuci bersih untuk kemudian cincang/iris
halus. Untuk menghilangkan getahnya, dan rasa sepatnya cukup dikukus,
direbus sebentar ataupun direndam dengan air sebelum diolah.
Berikut beberapa makanan olahan dari jantung pisang:

- Abon jantung pisang

- Acar Jantung Pisang

- Dendeng Jantung Pisang

- Urap jantung pisang

- Tumis Jantung Pisang

- Gulai Jantung Pisang
Image: google
Inilah dia makanan khas nusantara yang
memberi banyak manfaat bagi tubuh kita dan harganya murah meriah. Jangan
katakan kalau anda orang Indonesia tapi tidak berusaha familiar dengan
makanan olahan jantung pisang yang satu ini. Ingin sehat harus cermat
dan pintar, sehat itu tak melulu harus mahal kok…
SUMBER:
KOMPASIANA/KOMPAS.COM
0 komentar:
Posting Komentar